Berhubung masih banyak yang bingung dengan bagan relasi masing-masing peran dalam dunia bisnis internet, saya mencoba untuk membuat bagan hubungan yang lebih detil dan menjelaskannya ulang dalam artikel ini. Bukan ingin sekedar nambah-nambahin jumlah artikel di blog ini :) tapi saya ingin agar lebih jelas bahwa masing-masing aktor dalam bisnis internet memiliki peran penting dan jika tidak ada mereka, maka arus bisnis di dunia bisnis internet menjadi timpang.

Berikut ini bagan relasi antar-peran bisnis internet yang baru:

Clip_23

Perhatikan bahwa ada perubahan nama peran dari Digital Product Creator menjadi Product Creator dan dari Internet Marketer menjadi Product Sales. Perubahan ini untuk menjembatani keberadaan pemilik toko online, dimana pemilik toko online yang menyediakan sendiri produknya dapat dimasukkan ke dalam Product Creator, sedangkan pemilik toko online yang hanya sebatas produk-produk affiliasi dapat dimasukkan ke dalam Product Sales.

Selain perubahan nama peran, saya juga lebih memperjelas garis hubungan antar lelakon sebagai berikut:

  • Publisher
    • Merupakan pasar utama dari Product Creator, khususnya untuk produk-produk digital
    • Banyak menggunakan layanan dari Service Provider, terutama untuk menghasilkan uang dari internet
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Product Sales. Di satu sisi, Publisher membeli produk atau layanan melalui Product Sales, di sisi lain, Product Sales memanfaatkan Publisher untuk mempromosikan produk affiliasi mereka.
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser, dimana salah satu pihak bisa menghubungi pihak yang lain untuk kerjasama promosi produk dan sebagainya.
  • Product Creator
    • Sesama Product Creator bisa saling membutuhkan. Misal: Produk A membutuhkan Produk B agar bisa berjalan dengan optimal.
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Product Sales. Di satu sisi, Product Creator membutuhkan kemampuan promosi dari para Product Sales, di sisi lain, Product Sales membutuhkan Product Creator untuk menyediakan produk-produk yang bisa mereka jual.
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Service Provider. Di satu sisi, Product Creator membutuhkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll), di sisi lain, Service Provider membutuhkan produk dari Product Creator untuk bisa berjalan optimal.
  • Product Sales
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Service Provider. Di satu sisi, Product Sales memanfaatkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll), di sisi lain, Service Provider membutuhkan Product Sales untuk mempromosikan jasa mereka.
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser, dimana salah satu pihak bisa menghubungi pihak yang lain secara langsung untuk mengadakan perjanjian kerjasama masalah promosi produk atau layanan.
  • Service Provider
    • Memiliki hubungan timbal-balik dengan Advertiser. Di satu sisi, Service Provider membutuhkan Advertiser agar layanan mereka bisa terus berjalan (terutama layanan-layanan yang berhubungan dengan jaringan periklanan), di sisi lain, Advertiser membutuhkan jasa Service Provider untuk berbagai keperluan (desain, promosi, copywriting, dll).
  • Advertiser
    • Sudah dijelaskan semuanya di atas.

Bagaimana? Masih jelas atau sudah bingung? :) Paham dong ah, daripada nanti ada artikel Bagian 3 loh, hehehe.

Yang jelas, dari bagan di atas, tampak lebih jelas bahwa masing-masing peran berhubungan dan saling membutuhkan. Meskipun Service Provider merupakan lakon yang paling ‘dibutuhkan’, tapi bayangkan apa jadinya jika tidak ada yang berperan sebagai Publisher. Seperti kata John Penberthy dalam To Bee or Not To Bee, diri kita dan segala sesuatu yang ada di sekitar kita merupakan satu kesatuan anugerah Sang Pencipta yang tidak bisa dipahami secara terpisah.

Publisher sendiri sebenarnya merupakan mata rantai yang paling rendah dalam putaran bisnis internet. Oleh karena itu, jika Anda telah merasa sukses menjadi publisher, cobalah untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dengan memainkan peran yang berbeda. Tentu saja, perlu smart work untuk bisa melakukan dua peran atau lebih secara bersamaan. Tidak masalah, kan? Toh memang itu yang sedang dan akan kita pelajari bersama di blog ini :)

Betul, tidak?




Related News :